Efisiensi gudang dimulai sejak barang pertama masuk. Put away strategy menentukan lokasi barang untuk mempermudah pengambilan (picking) dan mengoptimalkan ruang.
Konsep Put Away:
Receiving → Quality Check → Put Away → Storage.

Alasan penting:
- Mengurangi waktu picking
- Memaksimalkan kapasitas gudang
- Mempermudah tracking inventaris
Strategi Put Away:
- Berdasarkan frekuensi pergerakan (fast/medium/slow moving)
- Berdasarkan ukuran barang (slotting)
- Berdasarkan kategori produk (zoning)
- Berdasarkan karakteristik barang (fragile, hazardous, temperature controlled)
Kesalahan umum:
- Barang sembarangan, tidak ada lokasi tetap, tanpa barcode
Peran WMS (Eklips):
- Suggested location, barcode scanning, rack mapping, real-time inventory
Kesimpulan:
Put away yang efektif mempercepat seluruh alur gudang dan meminimalkan kesalahan.